Rumus Volume Prisma, Luas Permukaan dan Contoh Soalnya

kepotimes.com – Cara menyelesaiakan soal matematika cara meghitung Volume prisma: Rumus volume prisma matematika adalah rumus dari bangun tiga dimensi dengan batasan alas dan juga tutup dengan bentuk segi sera sisi tegak yang berbentuk seperti persegi ataupun juga persegi panjang.

Dalam dunia geografi, bidang prisma adalah bidang yang dilengkapi dengan penampang yang melintang dengan bentuk serta ukuran yang umumnya akan selalu mirip satu sama lain. Mengenai prisma yang memiliki tutup persegi panjang kita sebut sebagai prisma balok. Sedangkan untuk prisma yang mempunyai tutup lingkarang adalah tabung.

Pembahasan Rumus Prisma Matematika

rumus volume prisma

Mengetahui mengenai rumus volume prisma adalah hal penting yang harus Anda tahu. Hal tersebut mengingat bahwa rumus ini nantinya akan dijadikan sebagai turunan untuk menghitung luas permukaan dari bangun tiga dimens.

Terlebih berbagai rumus mengenai prisma ini juga digolongkan menjadi rumus yang sering keluar dalam ujian nasional SMA. Bahkan tidak di Ujian Nasional saja, soal-soal mengenai materi ini juga kerap kali keluar diberbagai materi soal di UMPTN dan sebagainya.

Karena itulah, Anda harus semahir mungkin untuk mempelajari berbagai sifat dari rumus prisma. Pada dasarnya, cara menghitung luas permukaan atau luas prisma adalah sama.

Jadi, Anda jangan terkecoh saat menjawab soal yang berkaitan dengan luas permukaan dan juga luas dari bangun prisma itu sendiri. Adapun untuk menghitung luas permukana prisma bisa menggunakan rumus :

L permukaan prisma = L Alas + Luas Tutup + Luas selimut prisma, atau disimpulkan

L permukaan prisma = 2 L alas + L selimut.

Sedangkan untuk rumus volume prisma sendiri sangat sederhana, Hal tersebut mengingat bahwa prisma hanya memiliki Luas alas dan juga tinggi. Jadi, rumus untuk menghitung volume bangun tiga dimensi prisma adalah,

Volume Prisma = L Alas X Tinggi

Berikut Contoh Soal Volume Prisma

Ada banyak soal yang bisa Anda temukan pada rumus volume prisma. Bukan hanya untuk dijadikan sebagai pencari volume saja, rumus prisma ini juga bisa dijadikan sebagai alat untuk mencari bagian sisi lain dari prisma itu sendiri, Berikut adalah contoh soalnya:

Contoh Soal Pertama :

Sebuah prisma diketahui mempunyai volume 240 cm3. Alas yang membangun bangun prisma ini sendiri memiliki bentuk segitiga siku-siku yang mempunyai panjang alas iku-siku 8 cm dan tinggi siku-siku 6 cm. Berapakah tinggi dari prisma tersebut?

Jawab :

Volume Prisma = L Alas X t

240 = ( ½ at )  t

240 = ( ½ 8.6).t

240 = 24.t

t prisma = 240/24

t prisma = 10.

Jadi, tinggi bangun volume prisma tersebut adalah 10 cm.

Contoh Kedua

Diketahui prisma memiliki alas yang berbentuk segitiga dengan panjang alas 10 cm dan tinggi 8 cm.  Jika dihitung dengan seksama, ternyata tinggi yang dimiliki prisma tersebut adalah 12 cm. Berapakah volume dari prisma tersebut?

Jawab :

V prisma = L alas X t

V Prisma = L Segitiga X t

V Prisma = ( ½ at) X tinggi prisma

V Prisma = ( ½ 10. 8) X 12

V Prisma = (40) X 12

V Prisma = 480 cm3

Jadi, volume prisma tersebut adalah 480 cm3

Perlu diingat bahwa satuan dari besaran yang ada menjadi hal yang penting untuk dituliskan. Hal tersebut mengingat bahwa satuan tersebut memang menjadi salah satu penentu dari apa yang dicari. Misalkan saja, volume memiliki besaran kubik (m3).

Demikianlah penjelasan bagaimana cara menyelesaiakan rumus.

Artikel Lainnya: